Loading Now

Highlight

Nilai Tukar Dollar Hari Ini, Rupiah Masih Tertekan

Voxdei.id – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya dalam perdagangan akhir pekan ini.

Investor masih menantikan petunjuk baru untuk kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi melihat investor menantikan rilis data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) September yang tertunda pada akhir pekan ini.

Data itu menjadi tolok ukur inflasi pilihan The Fed dalam mengonfirmasi seberapa agresif kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan ini.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan, Jumat (5/12), bergerak fluktuatif cenderung melemah di kisaran 16.650 – 16.690 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan, Kamis (4/12), di Jakarta bergerak melemah 25 poin atau 0,15 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.653 rupiah per dollar AS.

 “Rupiah tetap bergerak hati-hati dan rentang perdagangannya relatif sempit mengikuti arah dollar AS yang mulai menguat kembali di pasar global setelah naiknya permintaan safe-haven, serta spekulasi bahwa The Fed mungkin memberi sinyal kebijakan yang lebih hawkish pada pertemuan mendatang,” ujar Research & Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Tiffani Safinia di Jakarta.

Secara global, dollar AS mendapat dorongan dari peningkatan ekspektasi bahwa The Fed belum akan agresif menurunkan suku bunga, terutama pasca beberapa data tenaga kerja dan aktivitas ekonomi AS menunjukkan ketahanan. Di sisi domestik, rupiah masih ditopang oleh stabilitas inflasi, aliran modal asing yang relatif terjaga, serta komitmen Bank Indonesia (BI) untuk menjaga kecukupan likuiditas valas.

Post Comment

HOT NEWS