Loading Now

Highlight

Anthony Budiawan Bicara Blak-blakan Soal Bandara Morowali: “Ini Lebih dari Sekadar Bandara!”

Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies), Anthony Budiawan menegaskan bahwa masalah yang viral terkait bandara di Morowali, memiliki esensi yang jauh melebihi fasilitas transportasi udara belaka.

“Masalahnya bukan pada panjang landasan, jenis pesawat yang mendarat, atau izin operasional. Masalah utamanya adalah aparat negara tidak bisa masuk dengan leluasa,” kata Anthony dalam salah satu acara dikutip Jumat (5/12/2025).

Ia menilai kondisi yang ramai dibicarakan beberapa waktu belakangan ini, menunjukkan adanya pola manajemen kawasan yang tidak selaras dengan kewenangan negara.

“Kalau gubernur saja tidak bisa masuk tanpa izin, itu menimbulkan tanda tanya besar. Bagaimana dengan imigrasi? Dengan bea cukai? Dengan aparat keamanan?” ujarnya.

Anthony menyatakan bahwa kawasan industri strategis semestinya memiliki regulasi pengawasan yang ketat, mengingat potensi risiko pada aspek pertahanan dan ekonomi.

Anthony-Budiawan Anthony Budiawan Bicara Blak-blakan Soal Bandara Morowali: “Ini Lebih dari Sekadar Bandara!”

“Ada ribuan tenaga kerja asing, ada lalu lintas barang berfrekuensi tinggi, ada sumber daya strategis yang diproduksi. Semua itu membutuhkan mekanisme kontrol negara. Kalau itu hilang, maka negara kehilangan kendali,” ujarnya lagi.

Ia pun menyinggung dampak lingkungan dan risiko geopolitik yang dapat timbul dari industri nikel yang terkonsentrasi.

“Kita bicara soal masa depan negara. Kalau negara tidak hadir, dampaknya bukan hanya saat ini, tapi juga puluhan tahun ke depan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, tentang operasional bandara dan pelabuhan di kawasan industri Morowali tanpa kehadiran penuh perangkat negara telah memicu kekhawatiran publik tentang potensi pelanggaran kedaulatan.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, yang dikutip oleh banyak media, menyebut adanya fasilitas vital yang berjalan tanpa imigrasi, bea cukai, dan karantina, sejumlah tokoh energi, akademisi, dan purnawirawan TNI memberikan respons keras dalam sebuah diskusi nasional yang membahas keamanan dan tata kelola industri strategis.

Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang dikenal sebagai pusat industri pengolahan nikel terbesar di Indonesia, sontak menjadi sorotan karena dituding tidak memberikan akses penuh kepada aparat negara.

Post Comment

HOT NEWS